Menu Close

Dengan Teknologi Masa Kini Wisata Luar Angkasa Bukan Lagi Menjadi Sebuah Khayalan Semata.

Dengan teknologi masa kini wisata luar angkasa bukan lagi menjadi sebuah khayalan semata. Siapa yang tak ingin berwisata luar angakasa seperti pada film passenger? Dahulu banyak orang yang bermimpi ingi berwisata di luar angaka. Namun untuk tahun 2021 mendatang, hal tersebut bukan lagi sebuah mimpi atau khayalan semata. Karena mulai tahu depan NASA telah membuka paket berwisata luar angkasa dan ini merupakan hal yang sangat menarik.

Selama ini luar angkasa hanya dapat dikunjungi oleh astronot yang ahli dengan tujuan melakukan sebuah misi atau sebuah penelitian NASA. Namun di tahun 2021 mendatang, bukan hanya astronot saja yang bisa ke luar angkasa, masyarakat sipil pun bisa mengunjungi luar angkasa. Semua ini berawal dari tahun 2011 yang lalu, ketika National Aeronautics and Space Administration atau biasa disebut NASA sering mengirim warga sipil menuju luar angkasa untuk melakukan sebuah penilitan. Rencana tersebut disambut baik oleh perusahaan yang bergerak dibidang teknologi. Merekan telah lama memiliki sebuah mimpi untuk membawa warga sipil biasa untuk berwisata di luar agngkasa.

Ada beberapa transportasi untuk menuju luar angkasa yang kini dapat membantu anda untuk melakukan perjalanan tersebut. Diantaranya ada spacex, virgin galatic dan berbagai transportasi lainnya. Adanya tarnsportasi tersebut merupakan suatu kecanggihan teknologi masa kini yang dikembangkan oleh para ilmuwan-ilmuawan di dunia. Semau itu perlu proses dan waktu yang lama untuk memantangkan rencana itu. Namun bisa dipastikan, tahun 2021 mendatang nasa sudah membuka paket perjalanan wisata ke luar angkasa.

BACA JUGA : Dampak Positif dan Dampak Negatif dari Perkembangan Teknologi Masa Kini di Berbagai Sektor

Dengan dibukanya kesempata ini, menandakan bahwa komersialisasi luar angkasa sudah semakin terbuka. Bagi warga sispil yang mampu meembayar biaya perjalanan ini akan diangkut menggunakan suatu akomodasi kapsul ke iss yang telah dikembangkan oleh perusahaan boeing dan spacex. Seperti yang diketahui spacex adalah perusahaan yang tekah mengantar astornot dari amerika. Sebelumnya, pihak nasa mengandalkan roket buataan rusia untuk melakukan penerbangan ke luar angkasa guna penelitian.

Tarif Wisata Luar Angkasa Dengan Memanfaatkan Teknologi Masa Kini

Dengan adanya teknologi masa kini, Nasa membanderol tarif untuk melakukan perjalanan wisata luar angkasa seharga US$ 250 ribu yang setara dengan 3.5 miliar per kepala. Harga yang tertera memang sangat mahal namun akan sebanding dengan pengalaman yang akan didapatkan nantinya. Berbeda dengan yang lainnya, perusahaan blue origin akan menjual tiket perjalanan wisata ini mulai tahun depan. Untuk konsep wisata luar angkasa sendiri masih hanya sekedar mengelilingi tata surya selama beberapa menit saja. Setelah selesai, wisatawan akan kembali dibawa ke bumi.

Nasa juga tengah mempertimbangkan rencana mengenai izin tinggal wisatawan di luar angkasa. Untuk bisa tinggal di luar angkasa tentunya ada beberaa syarat dan ketentuan yang  diberlakukan nasa. Bagi setiap wisatawan hanya diizinkan melakukan 2 kali perjalanan dalam setahun. Dengan durasi untuk tinggal hanya selama 30 hari saja dan diperkirakan akan terlaksana pertengahan tahun. Dan harga yang yang ditetapkan untuk rencana ini yaitu sekitar 711 miliar rupiah.

Selain itu nasa juga akan menambahkan biaya tambahan lainnya untuk makanan ataupun komunikasi selama berada di ISS dengan kisaran harga US$ 35 ribu per malamnya. Apakah anda tertarik untuk melakukan perjalanan wisata luar angkasa dengan menggunakan teknologi masa kini? Jika anda tertarik lebih baik anda mulai menabung dari sekarang. Mengingat biaya yang dikeluarkan tdaklah murah.